Strategi & Sasaran

STRATEGI

Strategi Dasar pengembangan Gerakan Pramuka yaitu:

  1. Pemberdayaan gugusdepan berbasis satuan pendidikan dan satuan karya pramuka;
  2. Penerapan sistem pembinaan anggota dewasa secara konsisten dan kosekuen;
  3. Implementasi yang konsisten dan konsekuen dari peraturan perundang-undangan dan peraturan penyelenggaraan organisasi;
  4. Peningkatan manajemen sumber daya;
  5. Peningkatan usaha dana dan pengelolaannya;
  6. Peningkatan citra Kwartir Daerah Gerakan Pramuka melalui kehumasan dan pengabdian masyarakat;
  7. Memperkuat posisi Gerakan Pramuka dalam organisasi kepramukaan Indonesia.

 

 

 

 

 

 

SASARAN

Berdasarkan strategi, maka dikembangkan sasaran strategi sebagai berikut:

  1. Meningkatnya kualitas peserta didik dengan meningkatkan kualitas pembina;
  2. Meningkatnya peran kepala sekolah dan orang tua pada tiap gudep;
  3. Melengkapi sarana dan prasarana gudep dan kwartir;
  4. Meningkatnya pembinaan Satuan Karya (Saka);
  5. Meningkatnya kompetensi pembina dan pelatih pembina pramuka dengan memantapkan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan;
  6. Meningkatnya peran dan fungsi Mabi di Kwartir dan Satuan;
  7. Meningkatnya peran dan fungsi Andalan Kwartir;
  8. Tercipta dan terbinanya kerjasama sinergis antara Gerakan Pramuka dengan berbagai instansi pemerintah (Dispora, Dinas Pendidikan, Dinas PU dan Instansi terkait lainnya);
  9. Pengembangan pengelolaan kegiatan usaha untuk mendukung pendanaan kegiatan kepramukaan.

2017 Kwartir Daerah Kepulauan Riau